Cegah Sopir Ngebut dengan Air

May 30th, 2010 by Admin No comments »

Air diatas sopir bus China

BEIJING – Sebuah perusahaan bus di China meluncurkan kampanye menyetir dengan aman dengan cara yang unik. Mereka menggantung sebuah bejana berisi air, di sebelah sopir.

Perusahaan Bus Longxiang di wilayah Changsha, Provinsi Hunan mengatakan jika sopir mereka harus berjalan hati-hati agar air yang digantung dalam bejana tersebut tidak tumpah dan menimpa mereka. Para sopir ini diharuskan menjaga penampung air tersebut tetap terisi penuh, saat mereka menyelesaikan jam kerja.

Guna mengawasi kecurangan dari para sopir, pihak perusahaan juga menaruh CCTV yang memastikan sopir-sopir tidak bertindak seperti mengurangi volume air di dalam penampungnya.

Pihak perusahaan menyatakan mereka terpaksa melakukan hal ini karena banyaknya keluhan dari para penumpang. “Penumpang seringkali mengeluhkan sopir-sopir melakukan pengereman mendadak dan menyetir dengan ugal-ugalan. Hal ini menyebabkan para penumpang tidak nyaman saat menggunakan layanan bus kami,” ungkap juru bicara perusahaan seperti dikutip Xiaoxiang Morning Post, Sabtu (29/5/2010).

Perusahaan menambahkan, menggantung penampung air di atas sopir akan mendorong mereka untuk melakukan pengereman mendadak ataupun menyetir ugal-ugalan yang menimbulkan keluhan dari penumpang.(faj)

(Sumber:Okezone.Com)

Popularity: 1% [?]

Anak Berbakti, Bawa Ayahnya Saat Kuliah

May 30th, 2010 by Admin No comments »

Xu Dahui bersama ayahnya

BEIJING – Cinta seorang gadis ini terhadap ayahnya memang patut dipuji. Saat dirinya terjebak dalam kesibukan kuliah, dirinya masih menjaga ayahnya yang tubuhnya lumpuh sebagian.

Xu Dahui yang saat ini tengah belajar mendalami teknik elektro dan mekanik di Institut Bioengineering Wuhan, terus membawa ayahnya yang sedang sakit saat ia sedang mengikuti kuliah. Tidak hanya saat ia sedang kuliah, Xu juga menjaga ayahnya saat dirinya bekerja di kantin kampusnya.

Meskipun sibuk membagi waktu mengurus orang tua dan belajar, secara mengagumkan Xu terus berada di peringkat teratas dalam hampir seluruh mata kuliahnya.

“Keadaan tidak mempersulit hidup saya. Saya anak satu-satunya, jika berhenti kuliah, siapa yang akan menjaganya (ayah Xu),” ungkapnya Xu seperti dikutip Changjiang Daily, Sabtu (29/5/2010).

Xu memutuskan untuk membawanya ke kampus karena ibunya juga tidak mampu merawat sang ayah, karena sakit yang ia derita. Ayah Xu menderita pendarahan otak akut, yang menyebabkan sebelah badannya mengalami kelumpuhan parsial.

Selama merawat kedua orang tuanya, Xu selalu dipenuhi dengan jadwal yang padat. Dimulai bangun pagi untuk membeli sarapan, yang kemudian dilanjutkan membangunkan ayahnya dan mengurusnya sebelum hendak ke kampus. Perjalanan dari rumah ke kampus pun memakan waktu sekira satu jam.

Saat kembali dari kuliah pun, Xu harus disibukan kembali dengan memasak untuk makan malam bagi ibu dan ayahnya. Sebelum belajar pada malam hari mahasiswi manis ini juga membiasakan untuk memijat ayahnya selama 30 menit, sebelum sang ayah tidur.

Pihak universitas yang tersentuh dengan kisah hidup XU, akhirnya menawarkan apartemen universitas untuk keluarga Xu tinggal secara gratis. Ia juga bekerja di kantin kampus dan menjual pulsa telepon selama tiga jam, selama jeda perkuliahan.(faj)

(Sumber:Okezone.Com)

Popularity: 1% [?]

Modus Baru, Maling Beraksi Melalui AC!

May 26th, 2010 by Admin No comments »

NEW DELHI – Kepolisian New Delhi, India, kini tengah disibukkan mencari “Kelompok Pendingin Udara” yang diduga merampok beberapa toko dan perumahan.

Para maling ini memiliki modus tersendiri, yakni merampok tepat di depan pemiliknya ketika mereka tertidur.

Para penjahat itu menuangkan cairan yang bisa menyebabkan tidur melalui saluran pendingin udara (AC). Demikian, seperti dilansir Telegraph, Sabtu (22/5/2010).

Dengan menggunakan cairan kimia tersebut, para penghuni pun lelap tertidur dalam hitungan menit, kemudian para pencuri dengan leluasanya menjarah sebuah rumah di Ghazipur, Delhi Timur. Kerugian diperkirakan mencapai 8 ribu poundsterling atau sekira Rp107 juta.

Pada awal bulan ini, para perampok dengan menggunakan modus yang sama juga telah menjarah harta benda dengan total Rp187 juta.

Polisi khawatir tehnik tersebut dapat berkembang dipergunakan untuk merampok pertokoan, perumahan dan tempat bisnis.

Kebanyakan perumahan dan perkantoran di India menggunakan pendingin udara jenis ‘desert cooler’ yang dipasangkan di jendela. Pendingin seperti itu sangat mudah diakses dari luar.

Mereka menggunakan pendingin seperi itu karena harganya yang relatif murah.

Tehnik kelompok tersebut diketahui oleh Hanif Qureshi 40 tahun, dia melaporkan bahwa dia terbangin dengan di dalam kamarnya yang terkunci dengan keadaan kepala yang sakit. Dia pun terbangun dengan keadaan rumahnya berantakan.

Qureshi mengatakan, kepada polisi bahwa dia mencium aroma tak sedap yang berasal dari pendingin udaranya.

“Penyelidikan saat ini tengah dilakukan, kami pun telah mengirim sampel cairan tersebut agar bisa diketahui siapa pelaku dibalik kejahatan ini,” ujar juru bicara kepolisian Rajan Bhagat.
(rhs)

(Sumber:Okezone.Com)

Popularity: 1% [?]

Hitler Berseragam Pink Hebohkan Italia

May 26th, 2010 by Admin No comments »

ITALIA – Warga Italia tak terima dengan adanya poster besar yang menggambarkan sosok Adolf Hitler. Pasalnya, Hitler digambarkan menggunakan seragam berwarna merah muda atau pink. Ditambah lagi di lengan kiri yang biasa berlabel lambang swastika, diganti dengan gambar hati.

Poster setinggi lima meter bergambar pemimpin Nazi itu adalah sebuah iklan pakaian untuk kaum muda. Iklan tersebut menghiasi sudut-sudut jalan dan halte bus di kota terbesar Sicily, Italia.

Iklan tersebut menggambarkan sang Fuhrer dengan seragam pink dan lambang swastika dilengannya digantikan dengan lambang hati berwarna merah, slogan dalam iklan tersebut adalah “Ganti Gaya – Jangan Ikuti Pemimpinmu”.

Banyak orang yang mengatakan, iklan tersebut sangat tidak etis dan meminta untuk menurunkan iklan tersebut.

“Penggunaan gambar dari orang yang bertanggung jawab atas lembaran abad yang suram, sungguh sangat tidak etis terhadap prinsip konstitusi negara kita dan terlalu sensitif untuk para warga,” ujar anggota Partai Demokrat Rosario Filoramo yang meminta untuk wali kota untuk menurunkan iklan tersebut, seperti dilansir Telegraph, Jumat (21/5/2010).

Sementara itu dari biro iklan sendiri menyatakan bahwa iklan tersebut hanya sekedar kelakar.

“Kami menggambarkan Hitler yang lucu sebagai salah satu cara untuk mengajak orang-orang untuk menciptakan gaya mereka sendiri dan tidak dipengaruhi oleh orang lain,” ujar juru bicara biro iklan Daniele Manno.

Sementara itu kabarnya perusahaann pakaian itu akan mengeluarkan poster baru beberapa minggu lagi dengan menggambarkan Mao Tse Tung.

(rhs)

(Sumber:Okezone.Com)

Popularity: 1% [?]

Dijual Rumah Anti-Maling

May 26th, 2010 by Admin No comments »

CAPE TOWN – Eileen Mijlof sudah tidak bisa menghitung sudah berapa kali rumahnya yang berada di Afrika Selatan kemalingan.

Dia dan suaminya, Jelle, akhirnya memutuskan untuk pindah rumah, mereka membuat rumah dengan bentuk benteng dan seperti huruf “Y”, sehingga tidak mungkin pencuri dapat masuk.

Rumah ini bentuknya memang tidak biasa, rumah yang terletah di kaki gunung ini tidak memiliki jeruji anti-maling, alarm, pagar elektrik atau pintu keamanan, karena lantai pertamanya berada di ketinggan 15 meter.

Rumah tersebut tampak sepertinya rapuh berdiri di atas sebuah garasi dengan keamanan tinggi. Kendati terlihat ringkih, tapi fondasi rumah tersebut dibuat sedalam enam meter dengan ukuran 3×20 meter luasnya.

“Kami merasa aman sekarang di rumah ini. Kami sudah tidak bisa menghitung berapa kali kami kecurian,” ujar Mijlof 52 tahun, yang berasal dari Liverpool, seperti dilansir Telegraph, Jumat (21/5/2010).

Jelle, suaminya mempunyai ide untuk membangun rumah dengan dua lantai tersebut.

“Ketika saya sedang duduk, saya melihat pepohonan dan melihat tupai berlarian dari atas ke bawah dan burung bernyanyi. Saya ketika itu menyadari bahwa ketika tupai tersebut tiba di dahan, dia tampaknya aman karena dia tahu tidak akan ada yang mengikutinya karena bisa jadi mereka akan jatuh,” ujarnya.

Mereka menyelesaikan rumah tersebut pada 2000. Sekarang, pasangan yang telah menikah 20 tahun ini ingin menjual rumah mereka dan pindah.

“Rumah ini sangat sulit sekali untuk diterobos, Anda butuh tangga yang tinggi untuk masuk. Banyak rumah di sekitar sini yang kemasukan pencuri, tapi tidak rumah kami. Selama 10 tahun kami di sini, kami merasa aman. Kami memiliki rumah yang paling aman di Afrika,” pungkasnya.

(Sumber:Okezone.Com)

Popularity: 1% [?]